Kultum Dua Hati

Puisi Kisah - Kultum Dua Hati

Kenapa malam menyangga para bintang
Kenapa bulan bersembunyi di garis lintang
Saat itu kau kaji indahnya dunia dari ribuan khurafat yang ada
Memakinya dengan kata-kata kotor tak jemu layaknya diktator

Gumpalan awan saat subuh terburai
Saat itu kultum dua hati sedang di protes malaikatnya
protes karena dia gagal lulus tes
protes karena dia berkata dingin layaknya es

Abaikan saja yang sudah terjadi
Terangi yang sudah-sudah
Padamkan yang akan kau caci nanti
dan saatnya kini kembali kepada hatimu
satu dari dua kultum hati yang berbeda
jangan ketinggalan baca puisi yang lainnya brew seperti:

0 Response to "Kultum Dua Hati"

Post a Comment